Klik Warta Media

NGAWI, klikwartamedia.com - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Ngawi akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu, 4 April 2026. Agenda tersebut rencananya berlangsung di salah satu hotel di Ngawi dan menjadi forum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah kebijakan partai lima tahun ke depan.

 

Sekretaris DPC PKB Ngawi, Nuri Karimatunnisa atau yang akrab disapa Ning Nuri mengatakan bahwa muscab merupakan agenda rutin partai yang memiliki posisi strategis dalam struktur organisasi. Forum ini menjadi ruang musyawarah tertinggi di tingkat kabupaten untuk membahas berbagai hal terkait konsolidasi dan masa depan partai. “Mengacu pada AD/ART PKB hasil Muktamar Bali bahwa muscab merupakan forum permusyawatan tertinggi tingkat kabupaten untuk evaluasi serta menentukan arah kebijakan partai, terutama kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Ngawi untuk periode 2026-2031,” urainya. Kamis (26/3/25).

 

Menurut Ning Nuri, muscab tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga wadah untuk merumuskan strategi politik PKB di daerah. Evaluasi yang dilakukan mencakup kinerja organisasi, penguatan struktur partai hingga strategi pemenangan pada berbagai agenda politik mendatang. “Mengacu pada AD/ART PKB hasil Muktamar Bali bahwa muscab merupakan forum permusyawatan tertinggi tingkat kabupaten untuk evaluasi serta menentukan arah kebijakan partai, terutama kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Ngawi untuk periode 2026-2031,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, dalam forum muscab tersebut nantinya akan disampaikan sejumlah nama bakal calon Ketua DPC PKB Kabupaten Ngawi. Nama-nama itu akan dibahas oleh peserta forum untuk mendapatkan berbagai masukan, tanggapan, maupun catatan sebelum diproses lebih lanjut di tingkat pusat. “Saat ini DPW atas mandat dari DPP telah membentuk Tim Penataan Struktur, anggotanya terdiri dari 7 orang. Tim ini memiliki tugas memetakan nama-nama bakal calon ketua DPC PKB Kabupaten Ngawi. Nama-nama hasil pemetaan tersebut nantinya disampaikan dalam forum (muscab),” bebernya.

 

Selain nama yang telah dipetakan, tidak menutup kemungkinan muncul kandidat baru yang diusulkan oleh peserta forum muscab. Semua nama yang mengemuka nantinya akan melalui tahapan seleksi yang lebih mendalam melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat. “Saat ini DPW atas mandat dari DPP telah membentuk Tim Penataan Struktur, anggotanya terdiri dari 7 orang. Tim ini memiliki tugas memetakan nama-nama bakal calon ketua DPC PKB Kabupaten Ngawi. Nama-nama hasil pemetaan tersebut nantinya disampaikan dalam forum (muscab),” terangnya.

 

Lebih lanjut, Ning Nuri menegaskan bahwa informasi mengenai siapa saja bakal calon ketua sepenuhnya menjadi kewenangan tim penataan struktur yang berjumlah tujuh orang tersebut. Tim inilah yang bertugas melakukan penjaringan dan pemetaan kader yang dinilai memiliki kapasitas memimpin PKB Ngawi ke depan. “PKB saat ini memilih untuk mengedepankan proses seleksi. Semua yang menentukan adalah DPP dan insya Allah kader terbaik,” katanya.

 

Ia juga menegaskan bahwa forum muscab tidak akan melakukan pemilihan langsung ketua DPC. Muscab hanya berfungsi sebagai ruang penyampaian aspirasi dan masukan dari kader di tingkat daerah sebelum proses penentuan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat. “PKB saat ini memilih untuk mengedepankan proses seleksi. Semua yang menentukan adalah DPP dan insya Allah kader terbaik,” tegasnya.

 

Meski demikian, Ning Nuri memastikan bahwa nama-nama yang muncul dalam proses penjaringan merupakan kader terbaik yang dimiliki PKB di Kabupaten Ngawi. Para kandidat tersebut dinilai memiliki rekam jejak organisasi dan pengalaman politik yang memadai untuk memimpin partai dalam lima tahun mendatang. “PKB saat ini memilih untuk mengedepankan proses seleksi. Semua yang menentukan adalah DPP dan insya Allah kader terbaik,” tegasnya.

 

Terkait persiapan pelaksanaan muscab, Ning Nuri menyebutkan bahwa panitia telah melakukan berbagai persiapan teknis. Hingga saat ini, kesiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut telah mencapai sekitar 80 persen dan terus dimatangkan menjelang hari pelaksanaan. “Saat ini DPW atas mandat dari DPP telah membentuk Tim Penataan Struktur, anggotanya terdiri dari 7 orang. Tim ini memiliki tugas memetakan nama-nama bakal calon ketua DPC PKB Kabupaten Ngawi. Nama-nama hasil pemetaan tersebut nantinya disampaikan dalam forum (muscab),” bebernya.

 

Muscab PKB Ngawi nantinya akan diikuti oleh seluruh perwakilan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dari 19 kecamatan di Kabupaten Ngawi. Kehadiran para perwakilan kecamatan diharapkan dapat memberikan pandangan dan aspirasi terkait arah gerak organisasi ke depan. “Mengacu pada AD/ART PKB hasil Muktamar Bali bahwa muscab merupakan forum permusyawatan tertinggi tingkat kabupaten untuk evaluasi serta menentukan arah kebijakan partai, terutama kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Ngawi untuk periode 2026-2031,” urainya.

 

Selain kader internal partai, panitia juga mengundang sejumlah tokoh dari lingkungan Nahdlatul Ulama, para kiai, serta pimpinan partai politik di Kabupaten Ngawi. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan memperkuat sinergi dan mempererat silaturahmi politik di daerah. “Turut diundang tokoh NadhlatuL Ulama (NU), para kyai serta pimpinan partai politik (parpol) yanga ada di Kabupaten Ngawi sebagai bentuk sinergitas dan silahturahim politik,” tutup Ning Nuri.

Bagikan artikel ini

Tridoso
134 tayangan

Berita Terkait

Baca artikel-artikel lainnya yang mungkin Anda minati