Klik Warta Media

NGAWI – Pendamping Lokal Desa Kecamatan Ngawi, Wahyu Dwi Sekaredy, secara resmi memfasilitasi kegiatan Pemutakhiran Data Indeks Desa (ID) Tahun 2026 di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi pada Kamis, 30 Juli 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor desa ini bertujuan untuk memperbarui status perkembangan kemandirian desa. Data tersebut nantinya menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan dan pengalokasian anggaran.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Karangtengah Prandon beserta seluruh perangkat desa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta perwakilan tokoh masyarakat. Pemutakhiran data memfokuskan pada tiga indikator utama pembentuk Indeks Desa, yaitu:

 

- Indeks Ketahanan Sosial: Pelayanan kesehatan,pendidikan, modal sosial, dan permukiman.

- Indeks Ketahanan Ekonomi: Keragaman produksi warga, akses pusat perdagangan, akses logistik, dan lembaga keuangan.

- Indeks Ketahanan Lingkungan: Kualitas lingkungan, potensi bencana, dan tanggap bencana.

 

Dalam arahannya, Wahyu Dwi Sekaredy menekankan pentingnya akurasi pengisian instrumen data agar kondisi riil di lapangan tercermin secara objektif.

"Pemutakhiran Indeks Desa 2026 ini bukan sekadar rutinitas administrasi. Data yang valid akan menentukan potret status Desa Karangtengah Prandon, apakah bertahan sebagai Desa Mandiri atau mengalami peningkatan signifikan pada sub-indikator tertentu. Hasil ini yang mendasari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun depan," ujar Wahyu di sela-sela pendampingan.

 

Proses fasilitasi berjalan interaktif melalui pemaparan capaian tahun sebelumnya, verifikasi dokumen pendukung, hingga penginputan data secara digital ke sistem pusat. Pemerintah Desa Karangtengah Prandon berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tahapan sisa verifikasi tepat waktu demi menjaga transparansi dan akuntabilitas data desa.

Bagikan artikel ini

Ardhan
6 tayangan

Berita Terkait

Baca artikel-artikel lainnya yang mungkin Anda minati